GERAKAN MENABUNG POHON PERTAMINA FOUNDATION DI WILAYAH KECAMATAN GIRIMULYO

Selasa, 27 Agustus 2013 13:03:10 - Oleh : Kecamatan

Pertamina sobat bumi

PENGHIJAUAN adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Banyak fakta yang menunjukkan bahwa tidak jarang pembangunan dibangun di lahan pertanian maupun ruang terbuka hijau. Padahal tumbuhan dalam ekosistem berperan sebagai produsen pertama yang mengubah energi surya menjadi energi potensial untuk makhluk lainnya dan mengubah CO2 menjadi O2 dalam proses fotosintesis.
Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan.

Pada proses fotosintesa tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H12O6 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. Oleh karena itu, peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk menjaring CO2 dan melepas O2 kembali ke udara. Di samping itu berbagai proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberikan berbagai fungsi untuk kebutuhan makhluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan.

Setiap tahun tumbuh-tumbuhan di bumi ini mempersenyawakan sekira 150.000 juta ton CO2 dan 25.000 juta ton hidrogen dengan membebaskan 400.000 juta ton oksigen ke atmosfer, serta menghasilkan 450.000 juta ton zat-zat organik. Setiap jam 1 ha daun-daun hijau menyerap 8 kg CO2 yang ekuivalen dengan CO2 yang diembuskan oleh napas manusia sekira 200 orang dalam waktu yang sama. Setiap pohon yang ditanam mempunyai kapasitas mendinginkan udara sama dengan rata-rata 5 pendingin udara (AC), yang dioperasikan 20 jam terus menerus setiap harinya. Setiap 93 m2 pepohonan mampu menyerap kebisingan suara sebesar 8 desibel, dan setiap 1 ha pepohonan mampu menetralkan CO2 yang dikeluarkan 20 kendaraan.(Zoer’aini Djamal Irwan,1996).

Sebelum sengonisasi


Wilayah Kecamatan Girimulyo dengan luas 5.490,42 Ha sebagian besar merupakan wilayah perbukitan dengan kemiringan relatif tinggi. Kondisi ini menjadikan Girimulyo menjadi wilayah yang rawan bencana tanah longsor. Oleh karena itu, penghijauan yang tepat merupakan salah satu solusi untuk meminimalisir terjadinya bencana tanah longsor, disamping juga berfungsi menjaga kualitas paru-paru dunia. Berkaitan dengan masalah tersebut, Pertamina Foundation tergerak untuk ikut berpartisipasi dalam misi penyelamatan bumi dari pemanasan global dan mengurangi resiko bencana tanah longsor di wilayah ini. Ada satu program Pertamina Foundation yang sangat simpatik yaitu :"Menabung Pohon Pertamina Foundation".

Menabung Pohon Pertamina Foundation
Pertamina Foundation pada saat ini berbagi dan bergerak bersama dengan semua pihak dalam mengembangkan konsep menabung pohon secara utuh, sebagai model untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendukung program menabung 100 juta pohon bersama Pertamina Sobat Bumi.

Manfaat menabung Pohon Pertamina Foundation
Manfaat Menabung pohon dapat dilihat dari 3 aspek,

Aspek Lingkungan
Memproduksi Oksigen,
Menurunkan Suhu Udara,
Menyerap Karbondioksida (CO2),
Menambah Cadangan Air (H2O),
Mencegah Erosi,
Meningkatkan kesuburan tanah (hara tanah)

Aspek Sosial
Menambah Lapangan Kerja,
Menambah kesempatan berwirausaha,
Mendukung industry kayu denganmen-suplai produksi.

Aspek Ekonomi
Meningkatkan perekonomian relawan menabung pohon,
Meningkatkan perekonomian petani penggarap,
Meningkatkan perekonomian pemilik lahan,
Meningkatkan perekonomian desa.

Setelah sengonisasi


Kegiatan  Gerakan Menabung Pohon Pertamina Foundation di wilayah Kecamatan Girimulyo
Kegiatan ini dimulai pada bulan November tahun 2012, yang kegiatannya adalah menanam pohon di Tanah Kas Desa yang terletak di Pedukuhan Sonyo seluas 5,5 Ha dan tanah milik warga Pedukuhan Sonyo, Gunungkelir dan Kembang seluas 95 Ha, dari luasan lahan tersebut berhasil ditanam ± 213 ribu pohon sengon.
Pada tahun 2013 kegiatan dilanjutkan dengan program sponsorship menanam pohon dari Pertamina Foundation, diperuntukkan pada para petani yang sudah menanam pohon kehutanan antara lain: sengon, jati, mahoni dan tanaman kehutanan yang lain. Desa-desa di Wilayah Kecamatan Girimulyo yang sudah mengikuti program Gerakan Menabung Pohon Pertamina Foundation adalah Jatimulyo, Giripurwo, dan Purwosari. Desa Jatimulyo terdiri dari 6 Pedukuhan yaitu Gunungkelir (61 lot), Kembang (94 lot), Banyunganti (140 lot), Sokomoyo (112 lot), Beteng (81 lot) dan Sibolong (106 lot), Desa Giripurwo terdiri dari 3 Pedukuhan yaitu : Ngesong (167 lot), Banjaran (84 lot) dan Penggung (64 lot) dan Desa Puwosari program ini terlaksana di Pedukuhan Sabrangkidul (53 lot). Dari program Gerakan Menabung Pohon Tahun 2013 ini rencananya Pertamina Foundation akan men-sponsori ± 1.984.663 batang pohon milik petani yang lolos verifikasi, dengan nilai sponsor perbatang Rp.500,00 total nilai sponsor  Rp. 997.331.500,00.
Dengan harapan untuk waktu-waktu mendatang akan banyak pedukuhan yang berada di Wilayah Kecamatan Girimulyo akan bergabung dengan program ini.

Narasumber : Juwarto, A.Md. (Pj. Kades Jatimulyo)

« Kembali | Kirim | Versi cetak