Goa Kidang Kencoco

Sabtu, 15 Maret 2014 13:18:07 - Oleh : Selusur Goa Kidang Kencoco

APEL ENJANG DINTEN KEISTIMEWAAN

LAUNCHING DIGITALISASI KEARSIPAN

RUN DOWN ACARA HUT KEM RI TAHUN 2017

Bimbingan Teknis SIM Persuratan

Libur dan Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H

Sejarah Singkat Go’a Kidang Kencono

Di era tahun 1500 m ada seorang dari kraton sebut bongsoriyo bin mangun slamet arjoyo, bermukin di dusun tegal sari orang tesebut ahli bertani  di era saat itu bercocoh tanam palawija diantaranya  jagung, sealin sebagi petani juga  beternak  mahesa, lebu, kambing, dengan cara di angon disaat angon apabila lelah beristirahat di batu, karena batu tersebut mirip dengan kuda sampai dengan saat sekarng  di sebut watu jaran. Diaat sore hari waktunya mengembalakan ternaknya pulang, dilihat dari jauh ada satu ternak yang belum pulang setelah di dekati ternyata bukan kerbau namum warak yang sedang gupak, maka tempat itu sampai sekarang disebut gupakan. Dihari berikutnya bongsoriyo mengembalakan ternaknya ditempat lain dekat sumber mata air karena begitu lelahnya bongsoriyo tertidur dengan alas seadanya dan pada saat tidur bongsoriyo bermimpi bertemu ahmad munir lokasi tersebut sampai sekarang disebut ahmat munir. Singkat cerita bongsoriyo disaat-saat mengembalakan timbul  suatu pertanyaan dalam hati (ngopo yo kok wedusku tambah okeh ning kok bedo ro konco-kancane) setelah di dekati ternyata yang du kira kambing itu adalah kidang  (kok kidang) pada saat itu kijang tersebut di kejar dan melompat kedalam sebuah lubang batu  (dalam hati bertanya lagi opo iki yo watu kok  bolongane opo iki sing jenenge guo kok ono sing nagancani kidang)  dan selanjutnya lubang batu itu disebut goa namun ada yang menemani kijang sampai sekarang goa tersebut dinamai (Goa Kidang Kencono).

Apa bila masuk di goa ada setalakmid yang begitu menawan dan menarik dengan berbagaimacam nama sesuai dengan bentuk setalakmid terbesut yang antara lain

1.       Langkit Kuntoro

2.       Ringin Kurung

3.       Bulus

4.       Pancoran Manik

5.       Candi Sewu

Menurut mitos disekitar goa tersebut ada batu belah, sampai dengan saat sekarang ini masih sering ada terlihat 2 kijang yang berlari lari ditempat tersebut namun tidak bertambah.

Dari sumber cerita bongsoriyo sampai dengan saat sekarang sudah generasi yang ke 7.

Dari keturunan bongsoriyo dianatanya yang masih hidup :

1.       Sudi Parjo       sekarang berada di Dusun Gendu

2.       Sutikno           Di tegalsari

3.       Sudiprayitno   Tanggula agin

4.       Paimin

(Sedikit Cerita Hasil Penelusuran Goa Kidang Kencono Jum’at 07 Maret 2014)

Informasi lebih lanjut tentang Sejarah Goa Kidang Kencono dapat menghubungi  Kepala Desa Purwosari

 

Sekilas fofo-foto Goa Kidang Kencono yang begitu mempesona dengan kealamiannya

 

 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak